20090322

Meningkatkan Performa Komputer : (Defragment Hard-drive)

Defragmentasi hard-drive merupakan suatu aktivitas untuk mengembalikan kondisi data di drive sehingga setiap file dapat terbaca secara berkelanjutan oleh hard-disk. Secara default, Windows akan mengembalikan file-file yang dibutuhkan untuk ditulis ke hard-drive dalam urutan cluster hard-drive. Cluster merupakan unit terkecil dari storage space (kapasitas ruang untuk menyimpan file). Sebuah hard-drive memiliki frekuensi penggunaan dalam jangka waktu yang lama untuk mengembalikan pecahan-pecahan file. Beberapa file yang tersimpan akan terbagi dan menyebar ke cluster-cluster yang berbeda di dalam hard-disk. Hal ini terjadi akibat beberapa faktor, misalnya uninstal,system yang crash, atau ketika menghapus file sistem sebuah program. File menjadi beberapa pecahan ketika kapasitas cluster tidak cukup besar menampung ukuran file. Akibatnya, file tersebut tidak tersimpan di dalam sebuah cluster, tetapi terpisah pada cluster yang berurutan di dalam hard-disk. Efek yang dirasakan oleh komputer adalah kemampuan oleh sistem mengakses sebuah data atau file semakin melambat. Untuk mengatasinya, anda perlu mengatur kembali file di dalam hard-disk dengan cara memanfaatkan utility defragment disk. Langkah menjalankan utility defragmentation disk sebagai berikut :
  1. Klik Start-Program-Accessories-System Tools-Disk Defragmenter.
  2. Sebelum melakukan defragmentasi, sebaiknya anda melaukan analisis pada hard-drive terlebih dahulu dengan mengklik Analize, hal ini berguna untuk memperkecil ketergantungan jumlah suatu data pada drive.
  3. Setelah proses analisis selesai, sistem akan mempunyai representasi grafik dari level hard-disk dari pecahan file.
  4. Windows akan selalu menginformasikan apakah akan memberi perintah untuk melakukan defragment drive. Sebagai catatan, anda harus memiliki 15% free drive sebagai permintaan defragment penuh.Untuk melakukan defragment drive, klik defragment. Sebagai catatan, besarnya kapasitas drive dan level defragment yang diambil menyebabkan proses defragment membutuhkan waktu yang lama. Setelah selesai defragment, dapat dilanjutkan dengan men-defrag drive lainnya seperti langkah diatas.

 
© Copyright by aloy-version  |  Template by Blogspot tutorial